SEKILAS INFO
21-01-2026
  • Upgrade Storage ke SSD, Murah 350K Cuma di IT Care SMK TI
  • Mahir Komputer & Microsoft Office dengan smktistore.com
  • Komputer rusak atau lambat? ayo hubungi IT Care Kami!
  • smktistore.com Jual Program Kasir untuk Segala Usaha
  • Buat website cepat & murah di smktistore.com
22
Apr 2025

Pada bulan Maret 2025, siswa kelas XII konsentrasi keahlian DKV SMK TI Bali Global Singaraja mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK). UKK merupakan kegiatan evaluasi rutin yang selalu diadakan menjelang siswa menyelesaikan pendidikannya di jenjang pendidikan menengah, khususnya SMK. Lulus UKK menjadi salah satu syarat mutlak bagi siswa untuk dinyatakan lulus dalam mengenyam pendidikan di SMK. Pelaksanaan UKK bukanlah sebuah formalitas, melainkan muara dari seluruh proses pembelajaran yang telah dilalui siswa sejak mereka menginjakan kaki di jenjang SMK. Hasil akhir (produk) tidak menjadi satu-satunya aspek yang dinilai. Proses pengerjaan secara bertahap maupun keseluruhan menjadi bagian dari penilaian. Tim penilai pun tidak hanya berasal dari pihak sekolah penyelenggara, tetapi juga berasal dari pihak luar yang berkompeten di bidangnya. Pihak luar dapat berasal dari LSP atau pelaku industri yang sesuai dengan topik yang diujikan. Pemilihan penguji luar pada UKK diserahkan sepenuhnya ke pihak sekolah.

Tahun ini, SMK TI Bali Global Singaraja mengadakan UKK sebagai tahap awal dari proses evaluasi akhir, lebih tepatnya sebelum siswa kelas XII menempuh ujian sekolah. UKK dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 11 dan 12 Maret 2025 di Ruang Praktik Siswa (RPS) DKV. Skema UKK yang digunakan yaitu skema Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA). Dengan kolaborasi antara sekolah dan industri rekanan, diharapkan siswa yang lulus memiliki standar yang sama sesuai dengan kebutuhan industri secara nyata. Industri rekanan yang dimaksud yaitu Moments Photovideo dengan Bapak Komang Tony Astama, S.T. sebagai penguji. Beliau selalu siap berkolaborasi dengan SMK TI Bali Global Singaraja untuk memperbaiki mutu pembelajaran yang diberikan. Secara keseluruhan, tidak ada perbedaan yang signifikan mengenai pelaksanaan UKK tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Seperti biasa, soal yang diterbitkan oleh pusat akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi poin-poin dari rubrik penilaian yang mengikutinya.

Berkaitan dengan hal tersebut, ada satu hal menarik yang membuat UKK tahun ini menjadi berbeda. Alih-alih berfokus pada produk yang dihasilkan, soal tahun ini menitikberatkan pada profesi yang mungkin saja akan digeluti oleh siswa ketika lulus nanti. Di tahun-tahun sebelumnya, soal UKK mengandung instruksi untuk siswa membuat sebuah produk dengan spesifikasi tertentu. Pada tahun ini, soal UKK mengandung sebuah permasalahan kompleks yang dimiliki oleh klien/pengguna jasa untuk dicarikan solusi dan diselesaikan oleh siswa. Dalam hal ini, siswa berperan sebagai “pemberi jasa” pada bidang tertentu. Kondisi ini memungkinkan pemberian solusi yang berbeda antar siswa. Kemungkinan lainnya, jumlah produk yang dikerjakan mungkin saja berbeda tergantung spesifikasi yang dibutuhkan pengguna jasa serta solusi yang diberikan oleh pemberi jasa.

Hal yang menjadi poin penting pada UKK kali ini yaitu proses pengerjaannya. Siswa dituntut untuk mengerjakan projeknya secara runut sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (POS) yang berlaku di dunia kerja. Walaupun pengerjaan projek berdasarkan POS sebenarnya sudah dipraktikan pada pembelajaran khususnya di mata pelajaran kejuruan, tetapi masih sering terjadi pelanggaran dalam pelaksanaannya. Hal ini karena siswa sering kali berpatokan pada pembuatan produk tanpa melaksanakan perencanaan secara matang. Pelanggaran ini sangat berpotensi menghasilkan produk yang tidak sesuai standar, bahkan tidak memiliki standar sama sekali sehingga sering terjadi revisi produk. Ini akan berujung pada banyaknya waktu yang harus dihabiskan hanya untuk menyelesaikan satu produk, pada kasus lain bahkan dapat berakibat buruk pada bahan, alat, maupun manusianya. Pengerjaan projek UKK yang menuntut pelaksanaan SOP akan lebih menanamkan kepada siswa bahwa pengerjaan projek berdasarkan SOP yang sudah ditetapkan akan memberikan hasil yang optimal dari segi produk maupun keamanan dan keselamatan siswa dan sekitarnya (rekan kerja, tempat kerja, hingga alam tempat siswa bekerja).

Berikut ini beberapa foto pelaksanaan UKK XII DKV Tahun 2025.